Kajian Ekoteologis tentang Konsep Tanah dalam Perjanjian Lama dan Implikasinya bagi Pemeliharaan Tanah

Roy Charly Sipahutar

Abstract


This article is an echotheological study of the basis of Israel's election and agreement as God's people in relation to the ownership of the Land of Canaan. Israel as a nation and chosen people certainly have a duty as a blessing to others. This study departs from the meaning of the agreement affirmed on Mount Sinai, namely that God wants Israel to live in loyalty and always care for social life. The agreement was subsequently implemented in the form of the giving of the land of Canaan as another symbol. The promised land management is not only for the benefit of the people of Israel, but also must have a social dimension for the poor, oppressed, and marginalized, this is the ethical basis of Israel's life as God's people. Land must be cultivated as a source of God's peace (syalom) for all His creatures, because only in this way can they breathe in the covenant with the Divine, God the Almighty. Furthermore, at the end of this paper it will be concluded that human beings as God's representatives do not mean acting according to their own desires, because humans must always remember that everything will be accounted for back to God.

Abstrak: Artikel ini adalah sebuah kajian ekoteologis mengenai dasar pemilihan dan perjanjian Israel sebagai umat Allah dalam hubungannya dengan kepemilikan Tanah Kanaan. Israel sebagai bangsa dan umat pilihan tentunya memiliki tugas sebagai berkat bagi orang lain. Kajian ini berangkat dari makna perjanjian yang ditegaskan di Gunung Sinai, yaitu bahwa Tuhan menginginkan Israel hidup dalam kesetiaan dan selalu peduli pada kehidupan sosial. Perjanjian itu selanjutnya diem-plementasikan dalam bentuk pemberian tanah Kanaan sebagai simbol yang lain. Pengelolaan tanah yang dijanjikan tidak hanya untuk kepentingan rakyat Israel, tetapi juga harus memiliki dimensi sosial untuk orang miskin, tertindas, dan ter-pinggirkan, hal tersebutlah yang menjadi dasar etis kehidupan Israel sebagai umat Allah. Tanah harus diusahakan sebagai sumber kedamaian Allah (syalom) untuk semua makhluk-Nya, karena hanya dengan cara ini mereka dapat bernafas dalam ikatan perjanjian dengan yang Ilahi, Allah Yang Maha Kuasa. Selanjutnya, pada bagian akhir tulisan ini akan disimpulkan bahwa manusia sebagai wakil Allah bukan berarti berbuat sesuai dengan keinginan dirinya sendiri, karena manusia harus selalu mengingat bahwa segala sesuatu akan dipertanggungjawabkan kem-bali kepada Allah.


Keywords


echotheological; Israel; Old Testament; promised land; ekoteologis; Israel; Perjanjian Lama; tanah perjanjian

Full Text:

Klik PDF untuk baca isi artikel.

References


Alexander, Desmond dan David W Baker. Dictionary Old Testament: Pentateuch, Leichester: Intervarsity Press, 2008.

Barth, Christoph. Theologia Perjanjian Lama 1, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.

Barth, Christoph. Theologia Perjanjian Lama 2, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001.

Binson, John. The World of the Old Testament, London: Scripture Union, 1988.

Borrong, Robert P. Etika Bumi Baru, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.

Botterweck, G. Johannes dan Helmer Ringgren. peny. Theological Dictionary of The Old Testament I-VII, Michigan: Grand Rapids, 1974.

Boyce, Richard N. The Cry to God in the Old Testament, Atlanta: Scholars, 1988.

Bruggemann, Walter. The Land: Place as Gift, Promise, and Challenge in Biblical Faith, Philadelphia: Fortress, 1977.

Childs, Brevard S. Memory and Tradition in Israel, London: SCM Press, 1961.

Cho, Eun Suk. Creation in the Book of Job: An Exegetical Essay on Job 3 from a Koren Perspective, dalam: Asia Journal of Theology 17, 2003.

Croft, Steven. The Identity of the Individual in the Psalms, Sheffield: Sheffield Academic Press, 1987.

Darmawijaya, Jiwa dan Semangat Perjanjian Lama, Yogyakarta: Kanisius, 1992.

Douglas, J.D. peny. Ensiklopedi Alkitab Masa Kini 1, Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF, 2000.

Drummond, Celia Deane. Teologi dan Ekologi Terjemahan Robert P. Borrong, Jakarta; BPK Gunung Mulia, 2011)

Dyrness, William. Tema-tema dalam Teologi Perjanjian Lama, Malang: Gandum Mas, 2014.

Eichrodt, Walther. Theology of the Old Testament Vol. I, Philadelphia: The Westminster Press, 1960.

Elisson, H.L. The Message of the Old Testament, Michigan: Grand Rapids, 1969.

Hill, Andrew E. dan John H. Walton, Survey Perjanjian Lama, Malang: Gandum Mas, 1998.

Hinson, David F. Sejarah Israel Pada Zaman Alkitab terjemahan Mawene, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000.

Isaac, Munther. From Land to Lands; from Eden to the Renewed Earth, Cumbria: Langham Monographs, 2015.

Kaiser, Walter C. Teologi Perjanjian Lama, Malang: Gandum Mas, 2004.

Karman, Yonky. Bunga Rampai Teologi Perjanjian Lama, BPK Gunung Mulia, Jakarta, 2007.

Kaufmann, Yehezkel. The Religion of Israel, Pennsylvania, tanpa tahun.

Preuss, H.D. Old Testament Theology Vol. I, Edinburg: T and T Clark, 1991.

Rowley, H.H. The Old Testament and Modern Study, Oxford: Oxford University Press, 1961.

Stanojevic, Durdica. The Promised Land: Hermeneutical And Theological Approach. Contemporary Ecotheological Readings, Thessaloniki: Aristotle University Of Thessaloniki, 2014.

Vriezen, Th.C. Agama Israel Kuno. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000.

Wahono, Wismoady. Di Sini Kutemukan, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000.

Waltke, Bruce K. An Old Testament Theology, Michigan: Grand Rapids, 2007.

Wright, Christopher. Hidup Sebagai Umat Allah Terjemahan Liem Sien Kie, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1995.




DOI: https://doi.org/10.34307/b.v2i2.95

Article Metrics

Abstract telah dilihat sebanyak 274 kali
File PDF telah di download sebanyak 160 kali

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Add comment


is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs (CC BY-NC-ND).

ISSN LogoCrossref LogoScholar LogoGaruda LogoOne Search Indonesia LogoBase Search LogoScilit LogoDimensions Logocitefactor Logo

BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual
Based on a work at: www.jurnalbia.com or jurnalbia.stakntoraja.ac.id
Online ISSN: 2655-4682 Printed ISSN: 2655-4666

BIA' © Published by STAKN Toraja. All Rights Reserved.