Mewartakan Injil - Menahan Roti: Sebuah Catatan Kritis atas Model Pelayanan Yudas

Hendrikus Nayuf

Abstract


Poverty is often used as an excuse for fighting for justice and solidarity. Poverty becomes a magnet for anyone to raise it as an issue of partiality. Even poverty can be used as a means of struggle to criticize the leaders of the nation and the church. Jude, one of Jesus disciples show this in Jesus anointing narrative in Bethany. Jude fought for justice while at the same time showing his solidarity when criticizing Mary for anointing Jesus by using expensive aromatic oil. At the symbol level, Judas shows a concrete emphaty attitude. He showed partiality and dared to rebuke others so that they were not wasteful while poverty was so rampant. Even though Jude’s attitude was counter-productive with narratives about him. But the story becomes an inspiration and source of learning about the interpretation of poverty and also a warning sign for church leaders so that in their works, the must “proclaim the Gospel – share bread” and not “proclaim the Gospel – hold the bread.”

Abstrak: Kemiskinan sering dijadikan alasan dalam memperjuangkan keadilan dan solidaritas. Kemiskinan menjadi magnet bagi siapa saja untuk mengangkatnya sebagai isu keberpihakan. Bahkan kemiskinan dapat dijadikan sebagai alat perjuangan untuk mengkritisi para pemimpin bangsa maupun pemimpin gereja. Yudas, salah satu murid Yesus telah menunjukkan hal tersebut dalam narasi pengurapan Yesus di Betania. Yudas memperjuangkan keadilan sekaligus menunjukkan sikap solidaritasnya saat mengkritik Maria yang mengurapi Yesus dengan menggunakan minyak narwastu yang mahal. Dalam tataran simbol, Yudas menunjukkan sikap empati yang konkrit. Ia menunjukkan keberpihakan dan berani menegor orang lain agar tidak berlaku boros sementara kemiskinan begitu merajalela. Walau sikap Yudas kemudian kontra produktif dengan kelanjutan narasi-narasi tentang dirinya. Tetapi kisahnya kemudian menjadi inspirasi dan sumber pembelajaran tentang penafsiran atas kemiskinan dan juga tanda awas bagi para pemimpin Gereja agar dalam karya-karyanya, harus “mewartakan Injil – membagi roti” dan bukan “Mewartakan Injil – Menahan Roti.” 

 


Keywords


bread; Jude; gospel; poverty; solidarity; kemiskinan; Injil; roti; solidaritas; Yudas

Full Text:

PDF

References


Abineno, J. L. Ch. Yesus Sang Mesias dan Sang Anak, Jakarta: BPK Gunung Mulia, td.

Banawiratma, J. B. 10 Agenda Pastoral Transformatif, Yogyakarta: Kanisius, 2001.

Dimont, Max Isaac, Yahudi, Tuhan dan Sejarah, Sejarah Panjang Bangsa Yahudi dari Abad 20 sM hingga 20 M, Yogyakarta:IRCiSoD, 2018.

Gherd, Theisen, Gerakan Yesus, Sebuah Pemahaman Sosiologis tentang Jemaat Kristen Perdana, Maumere:Ledalero, 2005.

Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam https://kbbi.web.id, (diakses 26 Oktober 2018).

Kebung, Kondrad, Rasionalisasi dan Penemuan Ide-ide, Esai tentang Manusia, Jakarta: Prestasi Pustaka, 2008.

Kleden, Paul Budi. “Memasang Panggung ke Masa Depan-Menyisir Masa Lampau, Menyimak Filsafat Sejarah Walter Benjamin, dalam Frans Ceunfin dan Felix Baghi,” Mengabdi Kebenaran, Maumere: Penerbit Ledalero, 2005.

Mochammad Yuniar, Hidup dalam Stigma=Hidup Terpenjara, dalam www.kompasiana.com. (diakses 26 Oktober 2018).

Nuban Timo, Ebenhaezer I. Meng-Hari-Ini-Kan Injil di Bumi Pancasila, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2017.

Pakpahan, Binsar J., Allah Mengingat, Teologi Ingatan sebagai Dasar Rekonsiliasi dalam Konflik Komunal, Jakarta:BPK Gunung Mulia dan Unit Publikasi dan Informasi STT Jakarta, 2017

Pieris, Aloysius. Berteologi dalam Konteks Asia, Yogyakarta : Kanisius, 1996.

Riedel, K. Indjil Matius, Djakarta: Badan Penerbit Kristen, 1952.

Simon, John C. Teologi Publik: Narasi, Idiologi, Kekuasaan dan Agama, (Yogyakarta-Makassar:Kanisius – STT INTIM, 2017.

Taylor, Justin. Asal-Usul Agama Kristen, Yogyakarta: Kanisius, 2008.

Tillich, Paul. The Religious Situasion, New York: Meridian Books, 1958.

Vanhoozer, Kevin J. Drama Doktrin, Suatu Pendekatan Kanonik-Linguistik pada Theologi Kristen, Surabaya: Penerbit Momentum, 2011.

Widyatmadja, Yosef P. Yesus dan Wong Cilik, Praksis Diakonia Transformatif dan Teologi Rakyat di Indonesia, Jakarta : BPK Gunung Mulia, 2010.




DOI: https://doi.org/10.34307/b.v1i2.9

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual

is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at: www.jurnalbia.com or jurnalbia.stakntoraja.ac.id
Online ISSN: 2655-4682 Printed ISSN: 2655-4666

BIA' © Published by STAKN Toraja. All Rights Reserved.